Sesak karenamu (lagi)

"Aku tahu, netesnya kamu itu jauh dari dalam hati kamu. Kamu iri............" - Nuzilia

Entah, seketika bibirku tak mampu lagi berkata apapun itu. tubuhku lemah rasanya seperti tidak ada tulang yang tergabung dalam dimensi tubuhku untuk menopang diriku agar tetap mampu berdiri tegak tanpa airmata.
Kamu tahu? betapa sulitnya jadi aku yang harus menahan airmataku agar tak menetes? yang harus melawan sesaknya nafasku agar tetap terlihat baik baik saja?
itu sangat sangat menjadikan aku wanita yang lemah. wanita yang tak bisa mnegungkap banyak kata, karena aku harus bermain dengan airmata yang telah kubendung....
Rasanya itu perih, teramat sangat mengaggu fikiran dan hatiku.

Rasanya seperti petir yang datang disiang yang cahayanya berkilau. bisa kau bayangkan?
Aku yang menahan semuanya, aku juga yang berusaha untuk menguatkan diriku sendiri. tapi kamu?
kamu selalu membuat momment indah dengannya, yang pada akhirnya? Iya! hanya melukai aku! luka yang tak kujelaskan padamu ataupun dia!

Tangisku adalah tangis iri ku, YA! Tuhan memang tidak pernah mengizinkan adanya rasa iri dihati. tapi akku? aku iri dengannya:"(
aku iri dengan perlakuannya,
Ketika dengannya wanita itu diperlakukannya bak seorang putri yang harus dijaga segalanya.
tapi ketika denganku? kau acuh sama sekali acuh, tak peerduli bagaimana keadaanku.
Ketika kamu berjanji dengannya, dengan sigap kau penuhi janji mu. kau seperti orang yang dikejar inginmu. kau cari dia, kau hibungi dia dengan sesegera mungkin.
tapi ketika kamu berjanji denganku? Jangankan untuk mencari dan menghubungiku. untuk mengingat janjimu itupun takkan ada diingatanmu!:")

Kamu begitu hebat, segalanya kau permainkan dengan sangat hati hati.
sehingga aku tak tahu kedekatanmu sampai melampaui yang ku tahu:)

Sudah hampir 3 bulan aku mampu tanpamu. tetapi ketika aku mampu?
Sudahlah aku lelah, lelah membicarakan semua hal yang menyakitkan batinku. sementara kamu? tertawa terbahak bahak dengannya.
Kalau boleh aku berbicara "pahamilah setiap kata yang aku lantunkan kepada kalian. karena tanpa kalian sadari aku berpura pura terlihat aku baik baik saja dihadapan kalian, seharusnya kalian mengerti maksud ucapanku:) tanpa harus kujelaskan apa yang terjadi denganku"
Terimakasih, telah menjadikan aku wanita yang paling kuat batinnya:")

Comments

Popular posts from this blog

ketika hati tak mampu berucap

Bukan Menyerah tapi Mengalah