Dia
Sesuatu yang tak pernah aku bayangkan sebelumnya. Bertemu dengannya adalah kebahagiaan untukku tetapi juga kesedihan untukku. Bersamamu aku mampu melupakannya, namun bersamamu segala kesedihan juga tercipta. Mengenalmu aku mengerti cinta. Mengerti arti sebuah pengorbanan, keikhlasan bahkan pengkhianatan. Satu tetes airmataku dapat menggambarkan segala makna yang terukir jelas untukmu, tetes airmata itu adalah ungkapan atas perasaanku. Di sudut persimpangan aku berada, entah jalan mana yang harus ku lalui. Kaki seperti enggan melangkah, padahal disana gelap, sunyi,tak ada cahaya yang menerangi. Tersesat..... ya aku tersesat. Entah dimana aku berada, tetapi satu yang aku tahu, disini, ditempat ini ribuan airmataku telah menetes untukmu. “ayo melangkah! Cari cahaya itu, kenapa masih disini? Disini gelap!” sangat jelas terngiang ditelingaku. Tapi apa yang harus aku lakukan? Berlari? Aku tak mampu lagi berlari, aku lelah. Seperti angin berbisik “bahagiam...